Luaskan Manfaat: Relawan Nusantara Salurkan Al-Qur’an dan Iqra untuk Santri LPQ Darussalam

Mar 10, 2025 | Alat Ibadah, Berita, Blog

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Langit siang itu mendung, gerimis mungkin akan segera menyusul. Namun, di balik awan kelabu, senyum cerah menghiasi wajah santri-santriwati LPQ Darussalam, Desa Pengauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, (26/1). Hari itu, Relawan Nusantara bersama tim KKN STIT At-Taqwa Ciparay menempuh perjalanan dua jam dari ibu kota Jawa Barat untuk satu tujuan mulia: menyalurkan 50 Al-Qur’an dan 50 Irqa bagi para santri.

Desa Pangauban, yang masih kurang terjangkau oleh bantuan pemerintah, menjadi titik penyaluran kali ini. Di LPQ Darussalam, di mana 142 santri bergantian menggunakan Al-Qur’an dan Iqra yang sudah rusak, kehadiran bantuan ini menjadi angin segar. Banyak media pembelajaran mengaji yang telah sobek, lusuh, atau luntur karena terkena bocoran air hujan. Kini, harapan baru pun menyala di tengah mereka.

“Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang” itulah motto LPQ Darussalam, selaras dengan semangat Relawan Nusantara dalam meluaskan manfaat bagi generasi muda Indonesia. Salah satu bentuk nyata kontribusi ini adalah penyaluran Al-Qur’an dan Iqra ke pelosok negeri, memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar dengan layak. 

“Terima kasih kami ucapkan kepada Relawan Nusantara atas bantuan Al-Qur’an dan Iqra. Semoga bantuan ini bermanfaat dan berguna bagi kami serta para santri. Terima kasih juga kepada para donatur yang telah berkesan menyisihkan hartanya untuk Al-Qur’an dan Iqra ini,” ujar Siti Kamilah (47), Kepala Sekolah LPQ Darussalam, penuh syukur.

Kebaikan ini adalah bukti bahwa di setiap sudut negeri, selalu ada ruang untuk berbagi dan meluaskan manfaat. Relawan Nusantara akan terus hadir untuk menerangi jalan generasi muda dengan cahaya ilmu, harapan, dan kebaikan tanpa batas.

#RelawanNusantara #LuaskanManfaat