Baznas Jabar & Relawan Nusantara Hadirkan Paket Sembako untuk Lansia Dhuafa di Garut

Sep 8, 2025 | Berita, Blog, kemanusiaan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Senyum tulus menghiasi wajah para lansia dhuafa di Kampung Pangauban, Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, Garut, ketika menerima paket sembako yang dibawa langsung oleh relawan ke rumah-rumah mereka. Puluhan paket sembako berhasil disalurkan dalam kolaborasi Baznas Jawa Barat dan Relawan Nusantara, bagian dari program Rona Nusantara edisi Kemerdekaan pada Sabtu (23/08).

Paket yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya, menjadi tambahan berharga bagi para lansia yang mayoritas hidup dengan keterbatasan ekonomi. Bagi mereka, sebungkus sembako berarti keringanan beban sekaligus pengingat bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli.

Zakat Maal Hadirkan Senyum Lansia Dhuafa di Garut

“Zakat Maal yang dititipkan masyarakat melalui Baznas Jabar kami wujudkan dalam bentuk nyata untuk membantu para lansia dhuafa di Garut. Kami berharap bantuan ini tidak hanya mengurangi beban mereka, tetapi juga menjadi penguat semangat kebersamaan di bulan kemerdekaan ini,” ujar perwakilan Baznas Jabar.

Sebagai mitra di lapangan, Relawan Nusantara hadir mengawal penyaluran sejak awal hingga tuntas. Relawan tak hanya memastikan bantuan sampai tepat sasaran, tetapi juga hadir menemani, menyapa, dan mendengarkan cerita keseharian para penerima manfaat. Banyak dari mereka yang tinggal seorang diri atau bergantung pada keluarga dengan kondisi serba pas-pasan.

Sekecil Apa Pun Kebaikan, Menjadi Energi Besar untuk Sesama

“Melihat mereka merasa diperhatikan membuat kami semakin yakin, bahwa sekecil apa pun kebaikan bisa menjadi energi besar. Relawan Nusantara berkomitmen untuk selalu menjadi jembatan kebaikan dari masyarakat untuk masyarakat,” ungkap Erika, salah satu relawan yang bertugas di lokasi.

Program ini menegaskan kembali betapa zakat memiliki kekuatan sosial yang luar biasa. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, zakat tidak hanya menjadi angka yang terkumpul, tetapi menjelma menjadi sembako yang menguatkan tubuh, doa yang menghangatkan hati, dan solidaritas yang mempersatukan.

Di momentum kemerdekaan ini, Baznas Jawa Barat dan Relawan Nusantara mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kepedulian. Klik disini untuk ikut berkontribusi. Karena kemerdekaan sejati tidak hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga memastikan tidak ada saudara kita yang terbelenggu oleh kemiskinan dan kesepian di usia senja.