Menyemai Harapan di Pesisir Tanjung Rusa: Relawan Nusantara Bersama Pelindo Hadirkan Kampung Hijau

Sep 22, 2025 | Berita, Blog, Lingkungan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Belitung, 18 September 2025 – Di tepi pesisir Desa Tanjung Rusa, semangat kolaborasi terasa nyata. Relawan Nusantara bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Tanjung Pandan meresmikan Kampung Hijau Pelindo, program yang memadukan kepedulian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Menyatukan Tangan, Menguatkan Lingkungan

Program Kampung Hijau lahir dari komitmen Pelindo melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Relawan Nusantara hadir sebagai mitra lapangan, membawa semangat gotong royong dan aksi nyata. Bersama pemerintah desa dan kelompok masyarakat, program ini menjadi simbol sinergi lintas pihak untuk menjaga bumi.

Menanam 2.000 Mangrove, Menanam Masa Depan

Sebanyak 2.000 bibit mangrove Rhizophora ditanam di area pesisir Desa Tanjung Rusa. Mangrove ini bukan hanya tanaman, tapi pelindung alami dari abrasi, habitat bagi biota laut, serta penyerap karbon yang kuat. Relawan Nusantara mendampingi masyarakat dalam penanaman dan perawatan agar hasilnya berkelanjutan.

Kepiting Bakau, Ekonomi yang Tetap Hijau

Tak hanya soal ekologi, program ini juga menyentuh sisi ekonomi. Melalui budidaya kepiting bakau dengan sistem apartemen, masyarakat Kelompok Mutiara Pesisir mendapatkan alternatif penghasilan yang ramah lingkungan. Relawan Nusantara berperan dalam pendampingan teknis dan transfer pengetahuan kepada warga.

Harapan dari Terselenggaranya Kegiatan Ini

General Manager Pelindo Tanjung Pandan menyampaikan bahwa program ini bagian dari komitmen Pelindo Peduli mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap Kampung Hijau menjadi model desa pesisir yang mampu menjaga keseimbangan lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.”

Ketua Desa Tanjung Rusa turut memberi apresiasi:

“Program ini bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membuka jalan bagi kesejahteraan masyarakat kami di masa depan.”

Relawan Nusantara: Hadir, Mendengar, dan Bergerak

Bagi Relawan Nusantara, keterlibatan ini bukan sekadar seremoni. Kami hadir, mendengar kebutuhan warga, dan bergerak bersama. Dengan semangat gotong royong, kami berharap Kampung Hijau Pelindo di Tanjung Rusa menjadi inspirasi bagi desa pesisir lainnya.

Jejak Hijau untuk Masa Depan

Peresmian Kampung Hijau Pelindo menjadi langkah awal menuju desa pesisir yang lebih tangguh. Kolaborasi Pelindo, Relawan Nusantara, dan masyarakat diharapkan menjadi model Carbon Village yang menggabungkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Klik di sini jika kamu ingin jadi bagian dari gerakan kecil yang membawa perubahan besar bagi bumi. Dengan satu klik sederhana, kamu sudah ikut menjaga laut, menanam harapan di pesisir, dan membantu masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam. Karena peduli lingkungan bukan soal kata-kata, tapi tentang keberanian untuk melangkah bersama.