Menyalakan Harapan di Kalibaru: Relawan Nusantara Bantu Siswa Difabel SLB Bhakti Pertiwi

Oct 20, 2025 | Berita, Blog, Pangan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Banyuwangi, 7 Oktober 2025 – Di balik senyum kecil dan tatapan polos anak-anak di SLB Bhakti Pertiwi, tersimpan kisah perjuangan yang tak semua orang tau. Mereka adalah anak-anak dengan kebutuhan khusus yang setiap harinya belajar dengan penuh semangat meski di tengah keterbatasan. Di sekolah sederhana di Kecamatan Kalibaru itu, tawa mereka kembali menggema, bersamaan dengan kedatangan para relawan yang membawa lebih dari sekadar bantuan pangan. Mereka datang membawa harapan.

Para siswa difabel menerima paket sembako berisi beras, tepung, biskuit, susu murni, dan minyak goreng. Bagi sebagian orang, mungkin bantuan tersebut terlihat sederhana. Namun bagi keluarga para siswa, setiap kantong sembako adalah simbol kepedulian yang nyata, sebuah nafastambahan di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.

“Alhamdulillah, ini kali kedua kami menyalurkan bantuan di sekolah ini. Terima kasih kepada pihak sekolah, terutama Kepala Sekolah SLB Bhakti Pertiwi, yang telah menyambut kami dengan hangat. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi semuanya,” ujar Naufal Fajrul Haqqi, perwakilan Relawan Nusantara Kalibaru.

Kegiatan hari itu berlangsung penuh kehangatan. Para relawan disambut dengan pelukan dan tawa polos dari anak-anak yang begitu antusias. Ada yang menggenggam tangan erat, ada yang hanya menatap penuh rasa ingin tahu. Di tengah keterbatasan fisik, semangat mereka membuat siapa pun yang hadir tersentuh.

Tak hanya menyerahkan bantuan, relawan juga meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan para siswa. Mengajak bermain, berbincang ringan, dan memberi semangat. Momen-momen kecil seperti itulah yang seringkali menjadi hadiah terbesar, perasaan diterima, diperhatikan, dan dicintai.

“Terima kasih kepada Relawan Nusantara yang telah berkenan berbagi di sekolah kami. Semoga para donatur yang telah menyisihkan rezekinya mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkap Lindi Riskiana Erwanti, guru SLB Bhakti Pertiwi.

Lebih dari Sekadar Bantuan

Program ini juga merupakan bentuk keberpihakan pada saudara-saudara kita yang seringkali terlupakan. Mereka membutuhkan perhatian kita bukan hanya dalam bentuk materi, tapi juga dukungan moral agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa mereka pun berharga.

Melalui kegiatan seperti ini, Relawan Nusantara berkomitmen untuk terus hadir mendampingi sekolah-sekolah luar biasa di berbagai daerah. Setiap langkah kecil yang diambil oleh para relawan adalah bagian dari perjalanan panjang menuju masyarakat yang lebih inklusif, masyarakat yang tidak menilai seseorang dari kekurangannya, melainkan dari semangatnya untuk terus bertumbuh.

Bersama, Kita Bisa Berbuat Lebih

Di Kalibaru hari itu, bantuan pangan berubah menjadi pelukan solidaritas. Di antara paket sembako yang dibagikan, terselip doa dan semangat untuk terus menebar manfaat.

Namun perjalanan ini belum selesai. Masih banyak anak-anak di pelosok negeri yang membutuhkan sentuhan tangan kita semua. Relawan Nusantara percaya, kebaikan tidak akan pernah habis dibagi, ia justru tumbuh dan berlipat ganda setiap kali seseorang tergerak untuk peduli.

Dengan semangat “Luaskan Manfaat”, Relawan Nusantara mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari perubahan ini. Karena setiap donasi merupakan energi kasih yang mengalir untuk kehidupan yang lebih baik.

Klik disini terus menyalakan harapan. Satu langkah kecilmu bisa menjadi cahaya bagi anak-anak yang berjuang di tengah keterbatasan.