Aceh Tamiang, 5 Januari 2026 – Di tengah proses pemulihan pascabencana yang belum sepenuhnya usai di Aceh Tamiang, kebutuhan sederhana justru menjadi hal yang paling dirindukan. Bukan sesuatu yang mewah, bukan pula bantuan dalam jumlah besar. Namun kompor yang kembali menyala dan perlengkapan kebersihan yang tersedia di rumah, menjadi simbol awal bangkitnya harapan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Relawan Nusantara bersama Sekolah Ananda Kendal Jawa Tengah menyalurkan lima paket perlengkapan dapur untuk warga Desa Menanggini, Kecamatan Karang Baru, serta lima paket hygiene kit bagi keluarga terdampak di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau. Bantuan ini diberikan langsung ke tangan para penerima manfaat oleh relawan yang sejak awal hadir mendampingi warga dalam masa tanggap dan pemulihan bencana.
Ketika Dapur Kembali Hidup, Semangat Ikut Tumbuh
Bencana telah merenggut banyak hal dari warga. Rumah rusak, perabot hanyut, dan peralatan dapur yang selama ini menjadi bagian dari rutinitas keluarga ikut hilang. Tanpa peralatan memasak, keluarga terpaksa bergantung pada bantuan makanan siap saji atau menumpang pada tetangga yang masih memiliki perlengkapan.
Melalui bantuan perlengkapan dapur, keluarga kini bisa kembali memasak sendiri. Aktivitas yang mungkin terlihat sederhana ini memiliki dampak psikologis yang sangat besar. Memasak di dapur sendiri berarti memulai kembali ritme kehidupan, menghadirkan rasa normal di tengah keterbatasan.
Ibu Salmah, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia sempat merasa bingung dan cemas karena seluruh peralatan masaknya hanyut terbawa arus. Ketika bantuan tiba, ia merasakan ketenangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Baginya, perlengkapan dapur tersebut bukan sekadar alat, melainkan awal untuk kembali menata kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
Menjaga Kesehatan di Tengah Fasilitas yang Terbatas
Selain kebutuhan memasak, kebersihan menjadi tantangan tersendiri di wilayah terdampak. Lingkungan yang belum sepenuhnya pulih dan fasilitas yang terbatas meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Penyaluran hygiene kit menjadi langkah penting untuk membantu keluarga menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dengan perlengkapan yang memadai, keluarga dapat mencegah potensi penyakit pascabencana dan mempertahankan kualitas hidup yang lebih layak. Di tengah kondisi serba terbatas, bantuan ini menghadirkan rasa aman yang sangat dibutuhkan.
Relawan Nusantara meyakini bahwa pemulihan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang memulihkan martabat dan kemandirian keluarga terdampak. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, kepercayaan diri warga untuk bangkit pun ikut tumbuh.
Kolaborasi dan Kepedulian yang Menguatkan

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat menghadirkan dampak nyata. Dukungan dari Sekolah Ananda Kendal Jawa Tengah dan para donatur telah berubah menjadi manfaat langsung bagi keluarga di Aceh Tamiang. Bantuan yang mungkin terlihat kecil secara jumlah, ternyata memiliki arti besar bagi mereka yang menerimanya.
Pemulihan pascabencana bukan proses yang singkat. Masih banyak keluarga di Aceh Tamiang yang membutuhkan dukungan agar dapat kembali mandiri. Bantuan peralatan dapur dan perlengkapan kebersihan adalah contoh nyata bahwa donasi yang terkumpul benar-benar menghadirkan perubahan langsung di lapangan.
Klik disini untuk untuk ikut mengulurkan kepedulian. Sebab ketika satu keluarga bisa kembali memasak untuk anak-anaknya, ketika satu rumah kembali bersih dan sehat, maka di situlah harapan mulai tumbuh. Dan harapan itu bisa semakin besar jika semakin banyak orang tergerak untuk berbagi.

