Di lereng sejuk Gunung Papandayan, tepatnya di Kampung Legok Awi Buluh, Desa Kramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, terdapat sebuah lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dari semangat gotong royong masyarakat. Ma’had Quranuna Papandayan berdiri dan berkembang berkat wakaf serta swadaya warga yang memiliki harapan besar agar generasi muda di daerah tersebut dapat belajar dan mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Namun di balik semangat para santri yang setiap hari menghafal dan mempelajari ayat-ayat suci Al-Qur’an, terdapat keterbatasan yang selama ini mereka hadapi. Sebagian Al-Qur’an dan Iqra yang digunakan dalam kegiatan belajar mengaji sudah dalam kondisi rusak akibat digunakan bertahun-tahun. Karena jumlahnya terbatas, para santri bahkan harus bergantian saat belajar membaca Al-Qur’an.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi proses pembelajaran. Di tengah keterbatasan fasilitas, para santri tetap berusaha hadir setiap hari dengan semangat yang tidak pernah surut untuk menuntut ilmu agama.
Amanah Donatur Hadir Menjawab Kebutuhan Santri

Melihat kebutuhan tersebut, Relawan Nusantara menyalurkan amanah para donatur berupa 80 mushaf Al-Qur’an dan 60 buku Iqra kepada Ma’had Quranuna Papandayan pada 10 Mei 2026.
Bantuan ini bukan sekadar perlengkapan belajar. Bagi para santri, hadirnya Al-Qur’an dan Iqra baru menjadi penyemangat untuk terus belajar, membaca, dan menghafalkan kalam Allah dengan lebih nyaman. Kini mereka tidak lagi harus menunggu giliran terlalu lama atau menggunakan mushaf yang kondisinya sudah tidak layak.
Di ruang-ruang belajar sederhana yang berada di kaki Gunung Papandayan, mushaf-mushaf baru tersebut mulai digunakan oleh para santri dalam aktivitas mengaji sehari-hari. Senyum dan antusiasme mereka menjadi gambaran nyata bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan yang selama ini dirasakan.
Setiap Huruf yang Dibaca Menjadi Amal Jariyah

Al-Qur’an merupakan sumber ilmu dan petunjuk bagi umat Islam. Ketika seorang anak belajar membaca satu huruf dari mushaf yang berasal dari sedekah, maka pahala kebaikan terus mengalir kepada orang-orang yang terlibat dalam menghadirkannya.
Karena itulah, bantuan Al-Qur’an dan Iqra memiliki dampak yang jauh lebih panjang dibandingkan manfaat yang terlihat saat ini. Setiap halaman yang dibaca, setiap ayat yang dihafalkan, hingga setiap ilmu yang diamalkan oleh para santri berpotensi menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Di Ma’had Quranuna Papandayan, puluhan santri akan menggunakan Al-Qur’an dan Iqra tersebut dalam kegiatan belajar mereka setiap hari. Dari sinilah lahir harapan bahwa akan tumbuh generasi Qur’ani yang kelak mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungannya.
Rasa Syukur dari Pengurus Ma’had

Pengurus Ma’had Quranuna Papandayan, Ustadz Munawwar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
Menurut beliau, bantuan Al-Qur’an dan Iqra ini sangat bermanfaat bagi para santri yang selama ini belajar dengan keterbatasan fasilitas. Kehadiran mushaf baru akan membantu proses pembelajaran menjadi lebih baik dan memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an.
“Jazaakallaahu khairan. Bantuan Al-Qur’an ini sangat bermanfaat dan berguna bagi para santri di sini. Semoga para donatur dan Relawan Nusantara diberikan keberkahan. Aamiin,” tutur Ustadz Munawwar.
Terima Kasih Telah Menjadi Bagian dari Kebaikan Ini

Penyaluran Al-Qur’an dan Iqra di Ma’had Quranuna Papandayan menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menjangkau hingga daerah-daerah yang membutuhkan. Amanah yang dititipkan oleh para donatur telah berubah menjadi sarana belajar bagi puluhan santri yang setiap harinya berjuang mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Masih banyak lembaga pendidikan, pesantren, dan rumah tahfidz di berbagai pelosok Indonesia yang menghadapi kondisi serupa. Mereka memiliki semangat belajar yang tinggi, namun terbatas oleh ketersediaan sarana yang memadai.
Klik disini untuk ikut menjadi bagian dari kebaikan, Semoga melalui dukungan dan kepedulian yang terus mengalir, semakin banyak anak-anak yang dapat belajar Al-Qur’an dengan lebih baik. Semoga setiap huruf yang mereka baca, setiap ayat yang mereka hafalkan, dan setiap kebaikan yang lahir dari ilmu yang dipelajari menjadi pahala yang terus mengalir bagi seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam program ini.

