Amalan Hari Jumat: Keutamaan, Waktu Mustajab, dan Sedekah Jumat yang Membawa Keberkahan

Jun 18, 2026 | Artikel, Blog, Inspirasi

Hari Jumat adalah hari yang sering disebut sebagai Sayyidul Ayyam yang berarti penghulu segala hari atau rajanya hari. Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya hari Jumat adalah tuannya hari (Sayyidul Ayyam) dan hari yang paling agung di sisi Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 1084, dihasankan oleh Al-Albani).

Hari Jumat juga merupakan kesempatan istimewa yang Allah berikan setiap pekan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Karena itu, sudah sepatutnya kita mengisi hari yang penuh keberkahan ini dengan berbagai amalan yang dianjurkan dalam Islam.

Namun sesungguhnya, keistimewaan Jumat bukan hanya terletak pada banyaknya pahala yang dijanjikan. Hari Jumat juga mengajarkan sesuatu yang lebih dalam, yaitu tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat bagi orang lain. Sebab keberkahan sejati tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga mampu dirasakan oleh sesama.

Amalan Hari Jumat yang Sebaiknya Kita Hidupkan

Amalan yang dapat kita lakukan adalah membaca Surah Al-Kahfi. Hadits Riwayat Imam An-Nasa’i dan Al-Hakim: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. An-Nasa’i dalam Al-Kubra dan Al-Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani). Selain menjadi sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW, membaca Al-Kahfi juga menjadi sarana untuk menenangkan hati dan merenungkan perjalanan hidup. Di tengah kesibukan dan berbagai urusan dunia yang sering menyita perhatian, hari Jumat mengingatkan kita untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, serta menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan menuju kehidupan yang kekal.

Hari Jumat juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi. Setiap lantunan shalawat yang kita ucapkan merupakan ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa cahaya Islam kepada umat manusia. Dengan memperbanyak shalawat, kita berharap mendapatkan keberkahan hidup sekaligus syafaat beliau di hari akhir kelak.

Ketika waktu shalat Jumat tiba, kita diajak untuk memenuhi panggilan Allah dengan menyegerakan diri berangkat ke masjid. Saat melaksanakan Shalat Jumat, disunnahkan juga menyertainya dengan amalan lain, seperti mandi, memakai pakaian terbaik, memakai wangi-wangian. Hadits Riwayat Imam Ahmad: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, mengenakan pakaian terbaiknya, memakai wangi-wangian jika ada, lalu pergi shalat Jumat tanpa melangkahi pundak orang lain, kemudian shalat sunnah sebisanya, dan diam mendengarkan saat khutbah… maka itu menjadi penghapus dosa antara Jumat tersebut dengan Jumat sebelumnya.” (HR. Ahmad, shahih)

Menjelang sore hari, kita dapat memperbanyak dzikir dan doa. Pada hari yang mulia ini terdapat waktu mustajab, yaitu waktu yang sangat baik untuk memohon berbagai kebaikan kepada Allah SWT.

Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Muslim: Rasulullah SAW bersabda tentang hari Jumat: “Di dalamnya terdapat satu waktu. Tidaklah seorang hamba muslim mendapati waktu tersebut dalam keadaan shalat lalu ia memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan mengabulkannya.” Beliau memberi isyarat dengan tangannya bahwa waktu itu sebentar. (HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 852)

(Dalam riwayat lain di hadits Abu Dawud, Rasulullah menyebutkan waktu tersebut ada di akhir waktu setelah Ashar).

Inilah saat yang tepat untuk menyampaikan harapan, meminta ampunan, serta memohon keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang yang kita cintai.

Namun dari berbagai amalan yang dapat kita lakukan di hari Jumat, ada satu amalan yang tidak hanya mendatangkan pahala bagi diri sendiri, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. Amalan tersebut adalah sedekah Jumat. Melalui sedekah, kita tidak hanya memperkuat hubungan dengan Allah, tetapi juga menjadi perantara hadirnya kebahagiaan, harapan, dan pertolongan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Disitulah letak keistimewaan sedekah Jumat, ketika ibadah yang kita lakukan mampu memberikan dampak langsung bagi kehidupan orang lain.

Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 261 (Tentang Kelipatan Pahala Sedekah): “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki…” (QS. Al-Baqarah: 261) 

Sedekah Jumat Terbaik Adalah yang Memberikan Dampak Nyata

Setiap diri kita tentu ingin memastikan bahwa sedekah yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Sebab sedekah terbaik itu yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi penerimanya.

Melalui program-program kemanusiaan yang dijalankan Relawan Nusantara, amanah kebaikan para donatur tersalurkan kepada dhuafa, anak yatim, santri pelosok, hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan dasar lainnya. Program berbagi paket makanan, bantuan sembako, dan berbagai aksi sosial lainnya menjadi wujud nyata bahwa sedekah mampu menghadirkan perubahan dalam kehidupan banyak orang.

Mungkin bagi kita, sedekah yang diberikan hanyalah sebagian kecil dari rezeki yang dimiliki. Namun bagi mereka yang menerima, bantuan tersebut bisa menjadi alasan untuk tetap tersenyum dan energi untuk melanjutkan perjuangan hidup. Bahkan bisa menjadi bukti bahwa mereka tidak sendirian menghadapi kesulitan.

Saat Allah masih mempercayakan rezeki dan berbagai nikmat kepada kita, mungkin inilah waktu yang tepat untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Klik disini untuk ikut menyebarkan kebaikan, mari hidupkan amalan Sedekah Jumat. Sebab setiap makanan yang tersalurkan, setiap paket sembako yang diterima, dan setiap senyum yang kembali hadir di wajah saudara-saudara kita, bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menemani perjalanan kita menuju akhirat.