Bagi sebagian orang, air mungkin begitu mudah ditemui. Namun bagi warga di pesisir Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mendapatkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, hingga kebutuhan sehari-hari masih menjadi perjuangan.
Melihat kebutuhan tersebut, PT Mesitechmitra Purnabangun menitipkan amanah melalui Relawan Nusantara untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Nagekeo.
Sebanyak 8 tangki dengan total 40.000 liter air bersih disalurkan kepada sekitar 1550 kepala keluarga (KK) di Desa Waekokak, Maropokot, dan Aloripit, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Ketika Air Bersih Menjadi Kebutuhan yang Tak Sederhana

Wilayah pesisir tempat masyarakat tinggal membuat sebagian warga tidak memiliki sumur yang dapat diandalkan sebagai sumber air. Kondisi tersebut semakin terasa ketika musim kering datang.
Di sisi lain, masyarakat Nagekeo juga masih menghadapi dampak gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Gempa berkekuatan M 7,7 tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dan sempat memicu peringatan dini tsunami.
Dampaknya pun belum sepenuhnya berhenti setelah guncangan berlalu. Pada 9 September 2026, pemerintah daerah masih menindaklanjuti kerusakan jaringan irigasi di Desa Waekokak yang mengalami patahan dan mengganggu distribusi air menuju lahan pertanian masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, akses terhadap air menjadi persoalan yang tidak bisa dipandang sederhana.
Bantuan air bersih dari PT Mesitechmitra Purnabangun melalui Relawan Nusantara diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama untuk kebutuhan sehari-hari yang paling mendasar.
40.000 Liter Air untuk Warga yang Membutuhkan

Sebanyak 40.000 liter air yang didistribusikan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk minum, memasak, mandi, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
Bagi warga yang setiap harinya harus memikirkan dari mana mendapatkan air, bantuan tersebut bukan hanya tentang jumlah liter yang datang. Ada kebutuhan keluarga yang sedikit lebih ringan, ada aktivitas sehari-hari yang kembali dapat dilakukan, dan ada rasa lega karena untuk sementara persediaan air tersedia.
Maryati, salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan, “Air sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kami.”
Dalam proses penyaluran, Relawan Nusantara menerjunkan dua orang relawan untuk membantu distribusi air kepada masyarakat di lokasi.
Vicky, Relawan Nusantara, mengatakan kebutuhan air bersih masih menjadi salah satu perhatian penting bagi masyarakat di tengah kondisi pascagempa dan musim kering.
“Semoga bantuan air bersih ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Kami berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan.”
Dari Amanah Menjadi Manfaat

Bantuan yang dititipkan PT Mesitechmitra Purnabangun menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan manfaat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan akses air bersih.
Relawan Nusantara percaya, bantuan kemanusiaan tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, ia hadir dalam sesuatu yang sangat sederhana namun begitu berarti—seperti air yang cukup untuk diminum, dimasak, dan digunakan satu keluarga hari itu.
Relawan Nusantara akan terus berupaya hadir bersama para mitra dan para pihak yang peduli, menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Sebab di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih, setiap bantuan yang datang adalah pengingat bahwa masyarakat tidak berjalan sendirian. Mari hadirkan sumber air bersih untuk NTT.

