Borong dan Berbagi: Senyum Pak Yahya, Penjual Telor Gulung di Masjid Agung Pandeglang

Jul 19, 2025 | Berita, Blog, kemanusiaan

Ramadan selalu menghadirkan banyak cara untuk berbagi. Melalui program Glow Up Ramadan Little Fingers Edition, para relawan hadir membawa lebih dari sekadar kegiatan, ada kehangatan Ramadan yang dihadirkan untuk anak-anak yang saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya masing-masing. Anak-anak hebat yang di usia mereka seharusnya masih dipenuhi oleh permainan dan tawa tanpa beban, namun justru mereka harus belajar tentang ketahanan, kesabaran, dan harapan.

Di balik tubuh kecil mereka, tersimpan kekuatan yang sering kali membuat banyak orang dewasa belajar arti keteguhan.

Menghadirkan Ruang Bahagia di Tengah Proses Pengobatan

Hari itu, ruangan yang biasanya dipenuhi suasana tenang berubah menjadi lebih hidup. Tangan-tangan kecil mulai berkumpul, wajah-wajah mungil menatap penuh rasa penasaran. Para relawan memulai kegiatan dengan sesi mendongeng, menghadirkan cerita-cerita sederhana yang membawa imajinasi anak-anak melayang jauh dari ruang perawatan dan obat-obatan.

Tawa kecil mereka sesekali pecah di tengah cerita. Ada yang tersenyum malu-malu, ada yang ikut menebak jalan cerita, dan ada pula yang hanya duduk diam sambil mendengarkan dengan mata berbinar.

Momen-momen sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu harus datang dari hal besar. Bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan, satu jam yang dipenuhi cerita, tawa, dan perhatian bisa menjadi hadiah yang sangat berarti. Sejenak, mereka kembali menjadi anak-anak yang bebas tertawa.

Pohon Harapan: Tempat Mimpi-Mimpi Kecil Dititipkan

Salah satu kegiatan yang paling menyentuh dalam program ini adalah membuat Pohon Harapan. Para relawan menyiapkan kertas-kertas kecil yang kemudian dibagikan kepada anak-anak. Di atas kertas itu, mereka menuliskan doa dan harapan yang tersimpan di hati mereka.

Ada yang menulis ingin segera sembuh.
Ada yang berharap bisa kembali bermain dengan teman-temannya.
Ada pula yang hanya menuliskan satu kalimat sederhana, ingin pulang ke rumah dengan sehat.

Kertas-kertas harapan itu kemudian ditempelkan bersama pada sebuah pohon yang menjadi simbol bahwa setiap harapan, sekecil apa pun, layak untuk dijaga dan diperjuangkan.

Melihat pohon itu perlahan dipenuhi doa-doa kecil menghadirkan perasaan haru yang sulit dijelaskan. Di balik tulisan-tulisan sederhana tersebut, ada keberanian besar dari anak-anak yang tidak pernah menyerah pada keadaan.

Peluk Hangat Ramadan untuk Anak-Anak Hebat

Ramadan selalu identik dengan kebersamaan. Namun bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pengobatan, banyak momen ramadan yang harus dilewati di tempat perawatan, jauh dari rutinitas yang biasa mereka nikmati.

Karena itu, kehadiran para relawan dalam program ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial. Kehadiran mereka adalah bentuk peluk hangat ramadan yang menyampaikan satu pesan penting bahwa anak-anak ini tidak sedang berjuang sendirian.

Ada banyak orang yang peduli.
Ada banyak doa yang mengalir untuk mereka.

Melalui interaksi sederhana, permainan ringan, dan percakapan hangat, hubungan kecil mulai terbangun antara para volunteer dan anak-anak. Sebuah hubungan yang mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tetapi meninggalkan kesan yang sangat dalam.

Bingkisan dan Vitamin sebagai Bentuk Dukungan Nyata

Sebagai bagian dari program Glow Up ramadan Little Fingers Edition, para relawan juga memberikan bingkisan dan vitamin khusus bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan.

Bingkisan tersebut bukan hanya sekadar hadiah. Di dalamnya terdapat pesan dukungan dan harapan agar mereka tetap kuat menjalani proses penyembuhan. Vitamin yang diberikan menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan mereka, sekaligus simbol bahwa banyak orang yang mendoakan kesembuhan mereka.

Bagi anak-anak ini, menerima bingkisan kecil sering kali menghadirkan kebahagiaan yang begitu tulus. Senyum mereka saat membuka paket sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sekecil apa pun bisa membawa dampak yang besar.

Kebaikan Kecil yang Membawa Dampak Besar

Program Glow Up ramadan: Little Fingers Edition menunjukkan bahwa kebaikan tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Kadang-kadang, kebaikan hadir dalam bentuk waktu yang diluangkan untuk mendengarkan cerita anak-anak. Hadir dalam bentuk tawa yang dibagikan bersama. Hadir dalam bentuk perhatian sederhana yang membuat seseorang merasa dihargai.

Bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit, kehadiran orang-orang yang peduli bisa menjadi sumber kekuatan baru. Mereka merasa dilihat, didengar, dan didukung dalam perjalanan yang tidak mudah.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti yang sangat besar bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk memperluas kebaikan. Klik disini untuk mendukung program kebaikan ini, agar semakin banyak anak-anak yang dapat merasakan bahwa dunia masih penuh dengan orang-orang baik yang siap menguatkan mereka.

Karena terkadang, harapan bisa tumbuh dari hal-hal yang paling sederhana, sebuah cerita, sebuah senyuman, atau selembar kertas kecil yang digantung di pohon harapan.

PANDEGLANG – Matahari siang menyengat halaman Masjid Agung Ar-Rahman, Pandeglang. Hiruk-pikuk pengunjung masjid, langkah kaki yang lalu lalang, dan suara para pedagang kaki lima yang menawarkan jualan mereka jadi pemandangan biasa di sekitar masjid tersebut. Di antara mereka, berdiri sosok sepuh yang tetap teguh di atas gerobaknya Pak Yahya, 70 tahun, seorang penjual telor gulung.

Setiap hari, Pak Yahya memulai harinya sejak pukul 07.00 pagi. Dengan gerobak sederhananya, ia membawa sekitar 450 tusuk telor gulung hasil olahan sendiri. Ia berharap dagangannya bisa habis sebelum sore hari demi mencukupi kebutuhan hidup dan membayar kontrakan tempat tinggalnya di Kota Pandeglang.

Namun siang itu, nasib berkata lain. Di tengah keramaian masjid, dagangan Pak Yahya sepi pembeli. Saat pedagang lain sibuk melayani antrean, gerobak telor gulung miliknya justru masih penuh. Namun begitu, semangatnya tak surut. Dengan ramah, ia terus menawarkan dagangannya kepada para pengunjung.

Kisah Pak Yahya menjadi sorotan tim Relawan Nusantara Pandeglang yang saat itu tengah melaksanakan program Borong dan Berbagi, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membantu para pedagang kecil yang kesulitan menjual dagangannya. Melalui program ini, tim Relawan Nusantara membeli habis dagangan pedagang kaki lima untuk kemudian dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar atau jamaah masjid.

Memborong Dagangan, Membagikan Senyum

Melihat kondisi Pak Yahya, tim Relawan Nusantara pun memborong seluruh dagangan telor gulungnya yang belum terjual. Tak hanya itu, jajanan tersebut kemudian dibagikan kepada para jamaah Masjid Agung Ar-Rahman.

Seketika wajah Pak Yahya berubah cerah. Dengan senyum yang tulus dan mata yang sedikit berkaca-kaca, ia membagikan tusuk demi tusuk telor gulung kepada para jamaah. Momen itu bukan sekadar transaksi, tapi sebuah pengingat bahwa kebaikan bisa hadir di waktu yang paling tidak terduga.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Relawan Nusantara yang telah memborong dagangan saya. Saya sangat senang sekali. Saya keluar dari jam tujuh pagi, dan sampai jam setengah dua siang ini baru laku lima puluh biji dari empat ratus lima puluh. Saya senang sekali dagangan saya diborong. Sekali lagi, terima kasih banyak,” ucap Pak Yahya dengan penuh haru.

Luaskan Manfaat untuk Para Pejuang Nafkah

Pak Yahya hanyalah satu dari banyak pedagang kecil yang berjuang setiap harinya. Di luar sana, masih banyak pejuang nafkah yang diam-diam menahan lapar demi bisa membawa pulang sedikit penghasilan. Program Borong dan Berbagi hadir untuk menyasar mereka orang-orang yang mungkin luput dari perhatian, tapi justru sangat membutuhkan uluran tangan.

Dengan memborong dagangan mereka, kita tak hanya membantu secara ekonomi, tapi juga mengembalikan harapan dan semangat hidup mereka. Ini adalah bagian dari komitmen Relawan Nusantara untuk terus luaskan manfaat hingga ke penjuru negeri termasuk di sudut-sudut kota yang penuh dengan cerita perjuangan.

Mari Jadi Bagian dari Kebaikan Ini

Kita semua bisa ambil bagian dalam kebaikan seperti ini. Melalui donasi yang kamu berikan, kita bisa membantu lebih banyak pedagang kecil seperti Pak Yahya untuk tetap semangat berjualan dan bertahan hidup. Setiap borongan adalah bentuk cinta, setiap senyuman yang terukir adalah buah dari kebaikanmu.

Yuk, bantu Relawan Nusantara luaskan manfaat lebih jauh lagi.