Dari THR Jadi Harapan: Kolaborasi SD Islam Dwi Matra dan Relawan Nusantara untuk Palestina

Apr 15, 2026 | Berita, Blog, Palestina

Pada 14 April 2026, SD Islam Dwi Matra Jakarta Selatan kembali menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian.

Melalui program bertajuk THR-ku untuk Palestina”, sekolah ini mengajak para siswa untuk menyisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya (THR) mereka di momentum Ramadan dan Idul Fitri. Sebuah langkah sederhana, namun sarat makna. Mengubah kebahagiaan menerima menjadi kebahagiaan memberi.

Kolaborasi yang Menguatkan Nilai Kepedulian

Program ini tidak berjalan sendiri. Ia tumbuh dari kolaborasi antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Setiap anak diberikan ruang untuk berpartisipasi sesuai kemampuannya.

Ada yang menyisihkan uang receh, ada pula yang memberikan dalam jumlah lebih besar. Namun yang paling penting bukanlah nominalnya, melainkan proses belajar di baliknya, bahwa berbagi bisa dimulai dari apa yang kita miliki hari ini.

Dari kebersamaan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp17.000.000, sebuah angka yang merepresentasikan empati kolektif dari banyak hati.

Menjangkau Palestina Bersama Relawan Nusantara

Dana yang terkumpul kemudian disalurkan untuk masyarakat di Gaza, Palestina, wilayah yang hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.

Dalam proses penyalurannya, SD Islam Dwi Matra mempercayakan kepada Relawan Nusantara, lembaga kemanusiaan yang telah berpengalaman dalam menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah, termasuk daerah konflik seperti Palestina dan daerah krisis seperti Sudan.

Kolaborasi ini bukan tanpa alasan. Relawan Nusantara dikenal dengan komitmennya dalam menjaga transparansi dan memastikan bantuan tepat sasaran. Bagi pihak sekolah, bekerja sama langsung dengan RN juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan, bahwa setiap donasi yang diberikan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

Lebih dari Penyaluran, Ini Tentang Menghubungkan Kepedulian

Melalui Relawan Nusantara, bantuan dari para siswa tidak hanya menjadi angka donasi, tetapi berubah menjadi bantuan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Palestina.

Di sinilah peran RN sebagai jembatan antara kepedulian yang tumbuh di ruang kelas, dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Bagi siswa, ini bukan sekadar kegiatan donasi. Ini adalah pengalaman belajar yang hidup, bahwa tindakan kecil mereka memiliki dampak besar, bahkan hingga ke belahan dunia lain.

Menanamkan Empati Sejak Dini

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen SD Islam Dwi Matra dalam menanamkan nilai empati sejak dini. Anak-anak diajak memahami bahwa berbagi tidak harus menunggu ketika sudah memiliki banyak.

Dari menyisihkan THR, mereka belajar bahwa setiap orang bisa memberi. Bahwa kepedulian tidak diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi dari keikhlasan.

Pesan sederhana yang ingin ditanamkan pun menjadi sangat kuat, bahwa berbagi tidak harus menunggu besar.

Komitmen yang Terus Berlanjut

Program “THR-ku untuk Palestina” bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, SD Islam Dwi Matra juga telah beberapa kali mengadakan penggalangan dana dalam berbagai momentum.

Ini menunjukkan bahwa kegiatan berbagi telah menjadi bagian dari budaya sekolah, bukan sekadar program musiman.

Bahkan, setelah penggalangan resmi ditutup, donasi masih terus mengalir dari siswa dan orang tua. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa ketika empati sudah tumbuh, ia akan terus hidup.

Relawan Nusantara: Menguatkan Setiap Kebaikan

Bagi Relawan Nusantara, kolaborasi seperti ini bukan hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi juga tentang menguatkan gerakan kebaikan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk dari dunia pendidikan.

Setiap donasi yang disalurkan adalah amanah. Dan setiap amanah adalah tanggung jawab untuk memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Melalui kemitraan seperti ini, Relawan Nusantara terus berupaya memperluas jangkauan kebaikan, menghubungkan lebih banyak hati yang peduli dengan lebih banyak kehidupan yang membutuhkan.

Dari Kelas ke Dunia: Dampak yang Lebih Luas

Apa yang dimulai dari ruang kelas di Jakarta Selatan, hari ini telah menjangkau Gaza. Dari tangan-tangan kecil para siswa, lahir harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang di tengah keterbatasan.

Ini adalah pengingat bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia berawal dari keputusan sederhana, seperti menyisihkan sebagian THR yang kita punya.

Dengan kepedulian sahabat, melalui Relawan Nusantara, langkah kecil tersebut bisa menjadi dampak yang jauh lebih luas.