Luaskan Manfaat: Kebahagiaan Ramadhan untuk Anak-Anal TPQ di Pinggir Rel Kereta Api Surabaya

Mar 28, 2025 | Berita, Blog, Paket Buka Puasa, Ramadhan

Alhamdulillah, langkah nyata kembali diikhtiarkan. Pada 12 April, delegasi Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) resmi memulai perjalanan kemanusiaan menuju Gaza. Dari Pelabuhan Moll de la Fusta, Barcelona, mereka berlayar bersama rombongan Global Sumud Flotilla (GSF), membawa satu pesan yang sama: kemanusiaan tidak boleh dibungkam oleh blokade.

Di tengah dunia yang kerap sibuk dengan kepentingannya sendiri, keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik melintasi lautan. Ini adalah simbol keberanian, kepedulian, dan harapan, bahwa masih ada hati yang tergerak untuk berdiri bersama Palestina.

Perjalanan Laut: Menembus Batas Demi Kemanusiaan

Perjalanan yang dimulai dari Barcelona ini bukan tanpa risiko. Laut yang luas hanyalah satu tantangan kecil dibandingkan dengan realitas politik dan blokade yang selama ini membatasi akses bantuan ke Gaza. Namun, semangat para delegasi tidak surut.

Mereka membawa lebih dari sekadar bantuan. Mereka membawa suara jutaan orang yang selama ini hanya bisa menyaksikan dari kejauhan. Setiap mil yang ditempuh adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian global.

Jalur Darat: Ikhtiar Tanpa Henti dari Libya

Sementara itu, perjuangan tidak berhenti di laut. Delegasi Indonesia lainnya dijadwalkan melanjutkan misi melalui jalur darat (Land Convoy) yang akan dimulai pada 24 April dari Libya.

Perjalanan darat ini memiliki tantangan yang berbeda, mulai dari kondisi geopolitik hingga akses yang terbatas. Namun justru di situlah makna pengabdian menjadi nyata. Ketika jalan terasa sulit, di situlah komitmen diuji.

Mereka tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga pesan bahwa Gaza tidak sendiri. Ada dunia yang masih peduli, masih berjuang, dan masih berharap.

Jalur Diplomasi: Menggema di Panggung Internasional

Di sisi lain, upaya kemanusiaan ini juga diperkuat melalui jalur diplomasi. Pada 22 April mendatang, misi political impact akan dilaksanakan di Brussel, Belgia.

Langkah ini menjadi penting karena perubahan besar sering kali lahir dari tekanan global yang konsisten. Ketika suara kemanusiaan menggema di pusat-pusat kebijakan dunia, harapannya adalah lahir keputusan-keputusan yang lebih berpihak pada keadilan.

Ini bukan hanya tentang bantuan hari ini, tetapi tentang masa depan Gaza yang lebih manusiawi.

Satu Tujuan: Menembus Blokade, Menghidupkan Harapan

Meski dilakukan melalui jalur laut, darat, dan diplomasi, semua langkah ini bermuara pada satu tujuan yang sama, yaitu menembus blokade Gaza dan menyuarakan kemanusiaan untuk Palestina.

Blokade bukan hanya membatasi pergerakan barang, tetapi juga membatasi harapan. Dan di situlah misi ini menjadi sangat penting, mengembalikan harapan yang selama ini terkurung.

Ketika bantuan berhasil sampai, itu bukan sekadar logistik. Itu adalah pesan bahwa mereka dilihat, didengar, dan tidak dilupakan.

Mengapa Dukungan Kita Sangat Berarti

Misi ini bukan akhir, melainkan bagian dari perjuangan panjang. Delegasi yang berangkat adalah perpanjangan tangan dari kita semua. Mereka melangkah karena ada dukungan, doa, dan kontribusi dari banyak hati.

Namun kebutuhan di Gaza tidak berhenti hari ini. Setiap hari ada keluarga yang membutuhkan makanan, anak-anak yang membutuhkan perlindungan, dan masyarakat yang membutuhkan harapan.

Di sinilah peran kita menjadi penting. Dukungan, sekecil apa pun, memiliki dampak yang nyata. Karena bagi mereka, bantuan itu bukan angka, itu adalah kehidupan.

Saatnya Kita Ambil Bagian

Kita mungkin tidak berada di atas kapal yang berlayar dari Barcelona, atau di konvoi darat dari Libya, atau di forum internasional di Brussel. Namun kita tetap bisa menjadi bagian dari perjuangan ini.

Dengan doa, kita menguatkan langkah mereka. Dengan kepedulian, kita memperpanjang dampak misi ini. Dan dengan kontribusi nyata, kita membantu menghadirkan perubahan yang mereka perjuangkan. Klik disini untuk ikut memberikan dukungan. Sebab Gaza membutuhkan lebih dari sekadar perhatian. Gaza membutuhkan aksi. Dan hari ini, kita punya kesempatan untuk menjadi bagian dari harapan itu.

Surabaya – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus digelorakan oleh Relawan Nusantara. Para relawan kembali menebar manfaat dengan berbagi 100 paket buka puasa bagi anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta warga di pemukiman pinggir rel kereta api di Kota Surabaya.

Tepatnya di Jl. Dupak Magersari, RT.04 RW.09, Kecamatan Bubutan, Surabaya, dua personil Relawan Nusantara bersama warga setempat bahu-membahu menyalurkan makanan siap saji untuk mereka yang membutuhkan. Suasana penuh kehangatan terpancar jelas dari wajah-wajah ceria anak-anak TPQ yang menyambut kedatangan tim relawan dengan senyum dan antusiasme yang begitu besar.

Tidak sekadar berbagi makanan, momen ini juga diisi dengan interaksi yang menyenangkan. Anak-anak diajak bermain, berfoto, dan merasakan kebersamaan yang penuh keceriaan. Senyum dan tawa mereka menjadi bukti bahwa kebahagiaan tak selalu berasal dari hal-hal besar, tetapi dari kepedulian yang tulus dan sederhana.

Danuarta, salah satu relawan yang ikut serta dalam penyaluran ini, mengungkapkan rasa harunya, “Aku asli Surabaya, tapi baru tahu kalau ada pemukiman seperti ini. Melihat anak-anak di sini tetap bersemangat belajar meskipun kondisi mereka cukup sulit, benar-benar menjadi pengingat untuk selalu bersyukur. Aku pikir masih banyak kebutuhan yang bisa kita salurkan di tempat ini, seperti Al-Qur’an, sembako, buku, dan lainnya. Semoga semakin banyak orang baik yang tergerak untuk membantu.”

Ungkapan rasa terima kasih pun disampaikan oleh Mas Efendi, salah satu warga setempat. “Terima kasih kepada Relawan Nusantara yang telah berbagi di bulan penuh berkah ini. Semoga kebaikan ini mendapat balasan berlipat ganda dan semakin banyak orang yang ikut berbuat baik. Semoga Relawan Nusantara terus diberikan rezeki dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.”

Ramadhan adalah bulan berbagi, bulan untuk saling menguatkan. Relawan Nusantara akan terus meluaskan manfaat, menjangkau lebih banyak saudara-saudara yang membutuhkan, dan menebarkan kebaikan yang tak terbatas. Karena berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.