Luaskan Manfaat: Relawan Nusantara Salurkan Al-Quran dan Sarana Ibadah ke Tiga Lokasi di Pandeglang

Apr 11, 2025 | Alat Ibadah, Berita, Blog

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Pandeglang, Banten – Dalam semangat Ramadhan yang penuh berkah, Relawan Nusantara kembali menebar kebaikan dengan menyalurkan 100 mushaf Al-Quran, 50 buku Iqra, dan sejumlah mukena ke tiga lokasi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Bantuan ini menyasar langsung para santri dan lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan, sebagai bagian dari program Ramadhan Kuatkan Solidaritas.

Tiga titik lokasi penyaluran meliputi Desa Garendong, Kecamatan Koroncong; KP. Maja Timur, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari; serta Rumah Quran Ulil Abshar di Kp. Kadu Kalapa, Kecamatan Cisata. Ketiganya merupakan wilayah dengan kebutuhan tinggi terhadap sarana pembelajaran Al-Quran yang layak dan fasilitas ibadah yang memadai.

“Program ini adalah wujud kepedulian kami terhadap pendidikan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya bagi para santri yang sedang mendalami ilmu Al-Quran. Semoga bisa menambah semangat mereka dalam belajar dan menjadi ladang amal jariyah bagi para donatur,” ujar Lia Amelia, salah satu relawan yang terlibat dalam kegiatan ini.

Di lokasi penyaluran, banyak mushaf Al-Quran yang sudah usang dan tak layak pakai. Beberapa santri bahkan tidak memiliki perlengkapan ibadah pribadi. Melihat kondisi tersebut, Relawan Nusantara merasa terpanggil untuk turut hadir, membawa harapan lewat program yang tidak hanya menyentuh sisi spiritual, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial.

Sebanyak 150 orang menjadi penerima manfaat dari program Al-Quran, sementara 50 lainnya mendapatkan bantuan sarana ibadah seperti mukena. Bantuan ini diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar mengaji, serta memudahkan para santri dalam beribadah dengan khusyuk dan nyaman.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Relawan Nusantara. Ini menjadi penyemangat baru bagi para santri di Rumah Quran Ulil Abshar. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk mendukung pendidikan Al-Quran,” ungkap salah satu pengurus Rumah Quran Ulil Abshar.

Melalui langkah nyata ini, Relawan Nusantara terus berkomitmen untuk luaskan manfaat di bulan suci. Menjadikan Ramadhan tak sekadar ritual, tetapi momentum berbagi yang menumbuhkan harapan, memperkuat iman, dan mengokohkan ukhuwah Islamiyah di pelosok negeri.