Luaskan Manfaat: Relawan Nusantara Salurkan Fidyah untuk Lansia, Yatim, dan Dhuafa

Mar 6, 2025 | Berita, Blog, Fidyah, Ramadhan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Semilir angin dari pesisir pantai Gorontalo membawa kesejukan di Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, (02/03). Namun, ada yang lebih menghangatkan dari sekadar angin laut—yaitu kepedulian yang hadir melalui tangan-tangan Relawan Nusantara. Dengan penuh semangat, mereka menyalurkan fidyah berupa paket makanan kepada lansia, yatim, dan dhuafa, menghadirkan senyum dan rasa syukur di wajah para penerima manfaat.

Sebanyak 100 paket makanan siap saji dibagikan, dari jumlah tersebut, 80 paket diperuntukkan bagi yatim dan dhuafa, sementara 20 paket diberikan khusus untuk lansia. Tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga bentuk kasih sayang dan kepedulian yang dihadirkan langsung oleh lima relawan yang turun ke lapangan.

Nurlela, Koordinator Lapangan Relawan Nusantara, mengungkapkan kebahagiaannya bisa berbagi di momen penuh berkah ini. “Kami merasa senang bisa menjadi perantara kebaikan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Ada kebahagiaan tersendiri yang tidak bisa digambarkan ketika melihat senyum mereka,” ujarnya dengan mata berbinar.

Salah satu penerima manfaat, Nenek Halimah, yang tinggal di sebuah desa kecil di pinggiran Pantai Gorontalo, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu saya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya dengan suara penuh haru.

Relawan Nusantara berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan. Dengan semangat #LuaskanManfaat, Relawan Nusantara terus berkomitmen untuk menghadirkan kebahagiaan dan kepedulian di berbagai penjuru negeri, membawa secercah harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Sebab, di setiap paket yang diberikan, terselip pesan bahwa kebaikan itu nyata, dan berbagi adalah cara terbaik untuk membuat dunia lebih indah.

#RelawanNusantara #LuaskanManfaat #Ramadhan #Fidyah