Menembus Pelosok, Menyapa dengan Kepedulian: Relawan Nusantara Berbagi Pangan untuk Lansia dan Dhuafa di Tasikmalaya

Oct 9, 2025 | Berita, Blog, Pangan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Tasikmalaya, (4/10/2025) – Di tengah hamparan sawah dan jalan berbatu Kampung Cipangebak, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, tampak wajah-wajah ceria menyambut kedatangan para relawan dengan senyuman. Hari itu, udara di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya terasa semakin hangat karena hadirnya kepedulian dari Relawan Nusantara.

Wilayah Cipangebak dikenal sebagai daerah pelosok yang jarang tersentuh bantuan sosial. Mayoritas warganya bekerja sebagai petani, buruh harian lepas, atau merantau ke luar daerah demi menyambung hidup. Kondisi ekonomi yang serba terbatas membuat para lansia dan dhuafa di wilayah ini hidup dalam kesederhanaan, sering kali harus menahan keinginan demi mencukupi kebutuhan pokok.

Melihat kondisi tersebut, Relawan Nusantara hadir dengan membawa puluhan paket pangan berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, tepung 1 kg, susu 1 liter, sarden, dan isian lainnya.  Paket sederhana yang diharapkan mampu meringankan beban para penerima manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan Nusantara dan para donatur atas bantuan pangan yang warga kami terima. Bantuan ini sangat bermanfaat dan meringankan beban warga kami,” tutur Bapak Sani, Ketua RT 01 Cipangebak, dengan nada penuh syukur.

Kebaikan yang Tak Pernah Mengenal Jarak

Bagi Relawan Nusantara, kegiatan ini bukan hanya penyaluran bantuan, melainkan wujud nyata dari misi kemanusiaan yang menghadirkan kehangatan dan harapan bagi mereka yang sering terlupakan di sudut-sudut negeri. Setiap paket yang dibagikan membawa pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu memiliki rezeki berlebih, cukup dengan niat tulus untuk berbagi.

Aksi ini juga menjadi pengingat bahwa di balik megahnya kota, masih ada daerah-daerah kecil yang menanti uluran tangan. Di sanalah Relawan Nusantara menapakkan langkah, menembus pelosok, membawa semangat gotong royong dan kasih sayang dari banyak hati yang peduli.

Melalui kegiatan ini, Relawan Nusantara terus menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan kebaikan menghubungkan para donatur dengan masyarakat yang membutuhkan. Dari Timur hingga Barat, dari pesisir hingga pegunungan, semangat kami tetap sama, meluaskan manfaat dan menebarkan kebaikan.

Klik di sini untuk ikut menjadi bagian dari perjalanan panjang Relawan Nusantara, menghadirkan senyum di wajah lansia dan dhuafa yang terus berjuang di tengah keterbatasan. Karena sejauh apa pun jarak, kasih sayang dan kepedulian akan selalu menemukan jalannya.