PT PELNI dan Relawan Nusantara Hadirkan PJU Solarcell di Gorontalo, Terangi Jalan dan Kehidupan Warga

Dec 18, 2025 | Berita, Blog, Kemitraan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

“Alhamdulillah, kehadiran PJU Solarcell ini sangat membantu masyarakat. Warga merasa lebih aman dan aktivitas malam hari menjadi lebih nyaman. Terima kasih banyak,” ungkapan syukur tersebut datang dari perwakilan kelurahan, mewakili suara banyak warga di Gorontalo yang kini merasakan perubahan nyata di lingkungan mereka. Di jalan-jalan yang sebelumnya gelap dan rawan, cahaya mulai menyala, membawa rasa aman dan harapan baru.

Pada 17 Desember 2025, PT PELNI (Persero) bersama Relawan Nusantara kembali memperlihatkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program TJSL PJU Solarcell bertajuk “Cahaya Baru Melalui Pembangunan 10 Unit PJU Solarcell”. Program ini merupakan hasil kolaborasi PT PELNI (Persero) dan Relawan Nusantara.

Program ini dilaksanakan di dua titik lokasi di Kota Gorontalo, yakni Kelurahan Biyawao dan Kelurahan Donggala. Sebanyak 10 unit PJU Solarcell berhasil terpasang dan kini memberi manfaat langsung bagi warga sekitar. Jalanan yang dulu sunyi dan gelap ketika malam hari kini bisa lebih terang, memungkinkan masyarakat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Energi Terbarukan dan Harapan Berkelanjutan untuk Masyarakat

Kehadiran PJU Solarcell turut menghidupkan kembali interaksi sosial warga dan mendukung aktivitas ekonomi pada malam hari. Di sisi lain, penggunaan energi surya sebagai sumber penerangan menjadi langkah konkret dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Perwakilan Pemerintah Kota Gorontalo, Dinas Perhubungan, pihak kelurahan, hingga masyarakat setempat turut hadir dan menyaksikan langsung manfaat yang dihadirkan. Pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif ini karena sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar dan semangat Kota Gorontalo, “Torang Bekeng Bae”, kita bikin baik, bersama-sama.

Bagi PT PELNI (Persero) dan Relawan Nusantara, program ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas. Cahaya yang menyala di Gorontalo adalah simbol dari harapan dan kepedulian yang terus dijaga. Melalui kolaborasi dengan para mitra kebaikan, dukungan para donatur, serta kepercayaan masyarakat, PT PELNI (Persero) dan Relawan Nusantara berupaya menghadirkan solusi nyata yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Setiap cahaya yang kini menerangi jalanan Gorontalo, adalah bukti bahwa kebaikan, ketika dikerjakan bersama, mampu mengubah kehidupan. Dan selama semangat kolaborasi ini terus tumbuh, akan selalu ada peluang untuk menghadirkan nyala cahaya yang lebih banyak sudut Nusantara, membuka jalan bagi rasa aman, keberdayaan, dan masa depan yang lebih baik.