Relawan Nusantara Bersama Le Minerale dan BenihBaik.com Kuatkan Ibu Penyintas Longsor Palembayan, Sumatera Barat

Dec 16, 2025 | Bencana, Berita, Blog, Kemitraan

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Di Aula Kampung Tanah Liek, Kecamatan Palembayan, Sumatera Barat, deru hujan yang dulu menandai hadirnya bencana kini berganti dengan langkah pelan para ibu yang berusaha kembali menata hidup. Sejak longsor dan galodo melanda, ruang sederhana itu menjadi saksi bagaimana para perempuan bertahan.

Dalam suasana ini, Relawan Nusantara bersama Le Minerale dan BenihBaik.com hadir membawa lebih dari sekedar bantuan. Pada 14 Desember, dimana momen tersebut mendekati momentum Hari Ibu, ketiga mitra ini berkolaborasi menyalurkan puluhan dus air minum Le Minerale dan ratusan paket kebutuhan khusus ibu kepada para penyintas yang berasal dari Kampung Awur dan Kampung Tanah Liek, dua wilayah yang kini ditetapkan sebagai zona merah rawan longsor.

Bantuan yang diterima mungkin terlihat sederhana, berupa air minum, pakaian, pembalut, sampo, dan daster. Namun bagi para penyintas, paket ini juga menjadi pengingat bahwa kebutuhan paling mendasar mereka tidak dilupakan. Air bersih membantu menjaga kesehatan keluarga, sementara perlengkapan pribadi memberi kembali rasa layak dan martabat di tengah keterbatasan fasilitas pengungsian.

Kolaborasi Kemanusiaan yang Menumbuhkan Harapan Pascabencana

Para ibu di Palembayan mencerminkan wajah ketangguhan yang sering luput dari sorotan. Di tengah trauma, kehilangan rumah, dan ketidakpastian masa depan, mereka tetap menjadi poros keluarga, memastikan anak-anak bisa makan, menjaga kebersihan, dan menumbuhkan rasa aman meski ruang hidup kian menyempit. Bantuan yang datang menjadi jeda kecil dari beban panjang yang mereka pikul, sekaligus suntikan kekuatan untuk terus bertahan.

Kolaborasi Relawan Nusantara bersama Le Minerale dan BenihBaik.com ini menunjukkan bahwa bantuan kemanusiaan bukan hanya soal jumlah, tetapi tentang ketepatan dan empati. Di balik setiap dus air dan paket kebutuhan, ada solidaritas yang mengalir, yang menjadi pengingat bahwa pemulihan pasca bencana adalah perjalanan panjang yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kepedulian yang berkelanjutan akan menentukan seberapa cepat saudara kita di Sumatera dapat bangkit dan memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti.

Klik disini untuk ikut mengirimkan kepedulian bersama Relawan Nusantara. Karena dari Palembayan, kita bisa belajar bahwa satu uluran tangan mampu mengubah hari seseorang. Dan ketika kepedulian terus disalurkan, harapan tak pernah benar-benar runtuh.