Siapa Saja yang Disunnahkan untuk Berkurban?

May 2, 2025 | Artikel, Blog, kurban

Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan kehangatan, bahkan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian. Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, kehangatan itu terasa begitu nyata dalam sebuah kebersamaan sederhana, buka puasa bersama yang penuh makna.

Pada 8 Maret 2026, Kelompok Difabel Ar Rizky yang terdiri dari warga disabilitas setempat berkumpul di rumah Ibu Muawanah, sosok yang selama ini menjadi penggerak dan ketua kelompok. Rumah sederhana di Dusun Pengkol sore itu tidak hanya menjadi tempat berbuka, tetapi juga ruang bertemunya kepedulian, harapan, dan rasa syukur.

Ramadhan yang Menghadirkan Rasa Diperhatikan

Bagi banyak orang, buka puasa mungkin adalah rutinitas biasa. Namun bagi sebagian lainnya, terutama mereka yang hidup dengan keterbatasan, momen ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kehadiran Relawan Nusantara dalam kegiatan ini membawa lebih dari sekadar makanan.

Sebanyak 100 paket sedekah buka puasa disalurkan kepada anggota kelompok difabel dan keluarga yang hadir. Paket-paket sederhana itu menjadi simbol bahwa ada yang peduli, ada yang melihat, dan ada yang ingin berbagi.

Di tengah suasana yang hangat, senyum-senyum mulai merekah. Bukan karena apa yang disajikan semata, tetapi karena perasaan dihargai dan tidak dilupakan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ini Tentang Harapan

Ibu Muawanah, selaku ketua kelompok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Bagi beliau, bantuan ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga tentang memberikan semangat bagi para anggota untuk terus menjalani hari-hari mereka.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ibu Azizah, salah satu orang tua dari anak difabel. Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih Relawan Nusantara, yang telah berbagi sedekah buka puasa kepada kami, semoga menjadi berkah dan manfaat.”

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah kepedulian, terutama bagi mereka yang selama ini harus berjuang dalam keterbatasan.

Ketika Kebaikan Menemukan Jalannya

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus besar untuk berarti. Ia bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, namun mampu memberikan dampak yang begitu dalam.

Di bulan Ramadhan, ketika hati lebih mudah tergerak, kepedulian seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan banyak kehidupan. Dari tangan yang memberi, hingga mereka yang menerima, terjalin sebuah cerita yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan.

Dan dari satu kegiatan kecil ini, kita diingatkan kembali bahwa masih banyak di luar sana yang membutuhkan uluran tangan.

Mari Terus Hadirkan Kebaikan

Apa yang terjadi di Semarang hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang ada. Masih banyak kelompok, keluarga, dan individu yang menunggu sentuhan kepedulian yang sama.

Klik disini untuk ikut berbagi, menghadirkan harapan, dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalani hari-harinya. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kita hadirkan hari ini, bisa menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap bertahan esok hari.

Yuk, Kenali Siapa yang Dianjurkan untuk Berkurban agar Ibadah Lebih Tepat Sasaran

Saat Iduladha datang, banyak umat Islam ingin ikut serta dalam ibadah kurban. Tapi, pernahkan kami bertanya, “Apakah semua orang dianjurkan berkurban?” atau “Siapa yang paling disunnahkan melakukannnya?”.

Kurban Itu Sunnah, Tapi Sangat Ditekankan

Sebagaimana telah disepakati oleh mayoritas ulama, qurban hukumnya sunnah muakkad, sunnah yang sangat dianjurkan, terutama bagi orang-orang tertentu. Meski tida berdosa jika tidak dilakukan, ibadah qurban punya keutamaan besar, baik secara spiritual maupun sosial.

Siapa Saja yang Disunnahkan Berkurban?

Berikutnya ini kelompok orang yang paling dianjurkan (disunnahkan) untuk berkurban:

1. Muslim yang Mampu

Ini adalah syarat utama. Kurban dianjurkan bagi siapa saja yang:

  • Memiliki penghasilan lebih dari kebutuhan pokok saat hari raya Iduladha
  • Tidak sedang dalam kondisi utang mendesak
  • Bisa membeli hewan qurban tanpa memberatkan diri atau keluarga

Jadi, jika kamu mampu beli satu ekor kambing atau ikut patungan sapi tanpa kesulitan, kamu termasuk yang disunnahkan berkurban.

2. Kepala Keluarga

Kurban disunnahkan bagi muslim yang sudah dewasa, berakal, dan sadar akan kewajiban serta kemampuan finansialnya. Anak-anak tidak dibebani, namun bisa diikutsertakan dalam niat qurban keluarga.

3. Orang yang Telah Baligh dan Berakal

Kurban disunnahkan bagi muslin yang sudah dewasa, berakal, dan sadar akan kewajiban serta kemampuan finansialnya. Anak-anak tidka dibebani, namun bisa diikutsertakan dalam niat qurban keluarga.

4. Orang yang Tidak Sedang Safar (Bepergian)

Menurut sebagian pendapat, kurban lebih ditekankan bagi orang yang sedang berada di kampung halamannya (bukan dalam perjalanan jauh), agar ia dapat menyaksikan langsung atau merasakan momen kurban bersama masyarakat.

Ingin Berbagi Tapi Belum Bisa Berkurban?

Tenang, kamu tetap bisa menadapatkan pahala besar dengan ikut dalam program sedekah daging Relawan Nusantara. Meskipun bukan kurban atas nama pribadi, sedekahmu akan membantu menghadirkan senyu, di banyak wajah, terutama di wilayah yang jarang tersentuh daging segar.

Karena pada akhirnya, yang kita cari bukan sekadar menyembelih, tapi bagaimana qurban bisa luaskan manfaat.

Yuk, Ambil Bagian dalam Momen Kebaikan Ini

Bersama Relawan Nusantara, sedekah dagingmu akan menjangkau pelosok negeri. Berbagi jadi mudah, manfaatnya jadi luas.